JAKARTA — Indonesia Health Tourism Society (IHTS) kembali menggelar IHTS Update Series #02 pada 30 September 2026 di S28 Nur Corner, Jakarta Selatan. Mengusung tema Building Trust in Regenerative Medicine: The Importance of Safe and High-Quality Stem Cell Therapy”, kegiatan ini menjadi ruang untuk membahas perkembangan regenerative medicine, khususnya terapi sel punca (stem cell therapy), sekaligus memperkuat pemahaman mengenai pentingnya keamanan dan kualitas dalam pengembangan layanan kesehatan di Indonesia.
IHTS Update Series #02 dilaksanakan bekerja sama dengan Regenic Stem Cell. Kegiatan menghadirkan pembahasan yang menempatkan aspek safety, quality, science, dan trust sebagai bagian penting dalam membangun kepercayaan terhadap layanan regenerative medicine.
Presiden Direktur Regenic Stem Cell, dr. Sandy Qlintang, M.Biomed, turut memberikan pengantar dalam rangkaian kegiatan. Pembahasan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan dari para narasumber, termasuk Dr. Harry Murti, serta Prof. dr. Amin Soebandrio W. Kusumo, Ph.D, Sp.MK (K), Ketua Komite Sel Punca Nasional, yang memberikan perspektif mengenai perkembangan dan pentingnya penerapan terapi sel punca secara aman dan berkualitas.
Selain pembahasan mengenai regenerative medicine, IHTS Update Series #02 juga menghadirkan pemaparan INOTEK sebagai bagian dari perspektif inovasi dan teknologi dalam mendukung perkembangan ekosistem kesehatan Indonesia.
Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum bagi IHTS untuk memperluas kolaborasi dalam pengembangan health tourism Indonesia. Salah satunya melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara IHTS dan Asosiasi Pelatih Kebugaran Indonesia (APKI).
Penandatanganan MoU tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat potensi kolaborasi di bidang kebugaran dan health tourism, khususnya dalam pengembangan ekosistem wellness, kebugaran, dan sport tourism di Indonesia.
Kolaborasi tersebut sejalan dengan semangat “Bugar di Indonesia Aja”, sebagai bagian dari upaya memperluas perspektif health tourism Indonesia yang tidak hanya berfokus pada layanan kesehatan, tetapi juga mencakup wellness, kebugaran, dan kualitas hidup.
Melalui rangkaian IHTS Update Series #02, IHTS terus membawa gagasan bahwa Indonesia memiliki potensi untuk menjadi destinasi health tourism yang semakin terintegrasi. Pengembangan tersebut mencakup medical tourism, wellness tourism, sport tourism, dan MICE, yang dapat saling mendukung dalam membangun pengalaman kesehatan dan pariwisata di Indonesia.
Semangat tersebut dirangkum dalam tiga pesan yang menjadi bagian dari arah komunikasi IHTS:
Sehat di Indonesia Aja.
Cantik di Indonesia Aja.
Bugar di Indonesia Aja.
Melalui kolaborasi, penguatan kualitas layanan, inovasi, serta jejaring lintas sektor, IHTS terus mendorong pengembangan ekosistem health tourism Indonesia dan memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi untuk sehat, cantik, dan bugar.

