The 21st Indonesia Travel Fair (ITF) & The 7th Indonesia Wellness & Health Tourism Expo telah berlangsung dengan sukses selama tiga hari, mulai Jumat, 29 Mei hingga Minggu 31 Mei 2026, di Jakarta International Convention Center (JICC). Ajang berskala nasional ini menjadi wadah strategis bagi para pelaku industri pariwisata, kesehatan, dan wellness untuk memperkenalkan produk serta layanan unggulan, memperluas jaringan bisnis, dan membangun kolaborasi yang mampu mendorong pertumbuhan sektor terkait di Indonesia.
Acara dibuka secara resmi dan dihadiri langsung oleh Dr. H. Sandiaga Salahuddin Uno selaku Ketua Umum Indonesia Health Tourism Society (IHTS). Kehadiran beliau menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan industri pariwisata, wellness, dan kesehatan Indonesia yang terus menunjukkan pertumbuhan positif dan memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat global.
Pada momen pembukaan The 21st Indonesia Travel Fair & The 7th Indonesia Wellness & Health Tourism Expo, turut hadir jajaran pimpinan Indonesia Health Tourism Society (IHTS) yang dikenal sebagai empat pilar penggerak organisasi dalam mendorong pengembangan ekosistem wisata kesehatan Indonesia. Keempat pilar tersebut terdiri dari Dr. H. Sandiaga Salahuddin Uno, B.B.A., M.B.A. sebagai Ketua Umum IHTS, Brigjen Pol (Purn) dr. Leny Pintowari, Sp. KO sebagai Ketua Harian IHTS, Dr. N. Rusmiati, M.Si., M.H. sebagai Bendahara Umum IHTS, serta Panca R. Sarungu, SE, MMSI, CTE yang turut berperan aktif dalam pengembangan strategi dan kolaborasi sektor health tourism nasional. Kehadiran keempat tokoh tersebut mencerminkan komitmen kuat IHTS dalam memperkuat sinergi antara sektor kesehatan, pariwisata, transportasi, hospitality, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya guna menjadikan Indonesia sebagai destinasi wellness dan health tourism yang kompetitif di tingkat regional maupun global.

Turut hadir pula perwakilan pemerintah, yaitu Drs. Vinsensius Jemadu, MBA dari Kementerian Pariwisata serta dr. Yanti Herman, MH.Kes dari Kementerian Kesehatan. Kehadiran kedua pejabat tersebut semakin memperkuat sinergi antara pemerintah dan pelaku industri dalam mendukung kemajuan sektor pariwisata dan layanan kesehatan nasional.
Selama tiga hari penyelenggaraan, pameran ini menghadirkan berbagai institusi kesehatan terkemuka yang menampilkan layanan unggulan dan inovasi kesehatan kepada masyarakat. Beberapa rumah sakit yang turut berpartisipasi antara lain Siloam International Hospitals, Eka Hospital, Mayapada Hospital, Mandaya Hospital, Brawijaya Hospital, Rumah Sakit Akademik UGM, Rumah Sakit Murni Teguh, Rumah Sakit Hermina, serta Indonesia Healthcare Corporation (IHC).
Tidak hanya sektor kesehatan, sejumlah perusahaan perjalanan dan agen wisata ternama juga hadir menawarkan berbagai paket perjalanan menarik dengan promo dan diskon khusus selama pameran berlangsung. Di antaranya adalah Dwidaya Tour, Bayu Buana Travel, TX Travel, VIA.COM, PT Cocos Tour International, dan PT Kanomas Arci Wisata. Kehadiran para exhibitor tersebut memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk mendapatkan berbagai penawaran perjalanan dengan harga kompetitif menuju destinasi domestik maupun internasional.
Sektor perhotelan juga menunjukkan antusiasme tinggi dengan keikutsertaan berbagai jaringan hotel dan manajemen perhotelan terkemuka, seperti Azana Boutique Hotel Solo, ARTOTEL Group, Grand Mercure, Sango Hotel Management, dan Archipelago. Kehadiran mereka semakin memperkaya pilihan akomodasi dan peluang kerja sama di sektor hospitality.
Berbagai asosiasi dan organisasi pendukung juga turut meramaikan penyelenggaraan acara, di antaranya AWMI, APKI, KBI, dan Kreshna Foundation. Kehadiran mereka menjadi bukti kuatnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun ekosistem pariwisata dan kesehatan yang berkelanjutan.
Selain itu, acara ini juga mendapat dukungan dari berbagai komunitas dan destinasi wisata unggulan Indonesia. Hadir dalam pameran ini komunitas Gen ZTrive Indonesia, serta destinasi dan pengelola wisata seperti Sari Ater Hot Spring Ciater, PT Banten West Java, Taman Safari Indonesia, dan PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk.
Dukungan sektor transportasi turut memperkuat daya tarik acara melalui kehadiran PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) yang memperkenalkan berbagai layanan transportasi modern guna mendukung mobilitas wisatawan di Indonesia.
Kemeriahan acara juga semakin terasa dengan hadirnya para tamu VIP dari industri penerbangan nasional dan internasional, di antaranya Garuda Indonesia, Malaysia Airlines, EgyptAir, Pelita Air, TransNusa, dan Qantas Airways. Kehadiran para pemangku kepentingan dari industri penerbangan ini membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dalam mendukung pertumbuhan sektor pariwisata Indonesia.
Antusiasme tinggi dari peserta dan pengunjung selama tiga hari pelaksanaan mencerminkan besarnya minat masyarakat terhadap perkembangan industri pariwisata, wellness, dan kesehatan. Berbagai sesi bisnis, promosi produk, penawaran khusus, serta peluang kerja sama yang tercipta selama pameran menjadi indikator positif bagi pertumbuhan industri tersebut di masa mendatang.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar berkat dukungan para sponsor, exhibitor, asosiasi pendukung, media partner, komunitas, serta seluruh pihak yang terlibat. Momen foto bersama di penghujung acara menjadi simbol apresiasi atas kolaborasi, dedikasi, dan kontribusi seluruh peserta yang telah berperan dalam menyukseskan penyelenggaraan acara ini.
Melalui terselenggaranya The 21st Indonesia Travel Fair (ITF) & The 7th Indonesia Wellness & Health Tourism Expo, diharapkan akan tercipta lebih banyak peluang sinergi, investasi, dan kerja sama strategis yang mampu memperkuat ekosistem pariwisata, wellness, dan kesehatan Indonesia. Acara ini tidak hanya menjadi ajang promosi dan transaksi bisnis, tetapi juga menjadi momentum penting dalam mendorong daya saing industri nasional serta memperkenalkan potensi Indonesia sebagai destinasi unggulan pariwisata dan layanan kesehatan di tingkat internasional.
